Lomba Karya Tulis 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara MPR RI Tahun 2013

TBN.com: Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat dan mahasiswa, peningkatan penalaran, menumbuhkan semangat kehidupan berbangsa dan bernegara serta menggairahkan budaya menulis bagi masyarakat dan mahasiswa, MPR RI menyelenggarakan Lomba Karya Tulis 4 (empat) pilar, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan  Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

1. Peserta
a. Katagori Masyarakat Umum
b. Katagori Mahasiswa Strata 1

2. Tema dan Sub Tema Karya Tulis
Tema karya tulis yang dilombakan adalah Implementasi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Peserta dapat menentukan sub tema sendiri, tetapi tidak boleh lepas dari tema 4 (empat) pilar tersebut. Contoh sub tema dalam penulisan, antara lain sebagai berikut:
2.1.Katagori Masyarakat Umum Pancasila sebagai pendorong kemajuan bangsa; Urgensi GBHN dalam sistem ketatanegaraan; Implementasi otonomi daerah menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; Optimalisasi peran MPR dalam struktur ketatanegaraan Indonesia.
2.2. Katagori Mahasiswa Pancasila dalam membangun persatuan dan kesatuan; Pancasila sebagai identitas dan nilai luhur bangsa; Memperkukuh kedaulatan negara melalui pembangunan berwawasan nusantara; Kebhinekaan sebagai alat pemersatu bangsa.

3. Jadwal Penyelenggaraan

3.1.  Naskah harus sudah diterima Panitia Lomba paling lambat tanggal 16 Agustus 2013 (cap pos).
3.2.  Pengumuman peserta yang masuk final pada bulan September 2013.
3.3.  Presentasi Finalis, Penetapan, dan Pengumuman Juara pada September/Oktober 2013. Peserta yang pernah menjadi juara pada tahun 2012 tidak dapat ikut sebagai peserta pada tahun 2013.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi (021) 5789 5069 atau sms/telp no. 0821 1111 7845 atau email : biropersidangan@setjen.mpr.go.id 

Naskah hard copy karya tulis dikirimkan melalui pos dan ditujukan kepada Biro Persidangan MPR RI, PO BOX 4363 JKP 10043.

Demikian pengumuman ini disampaikan untuk diketahui sebagaimana mestinya.

Jakarta, 1 April 2013
Sekretariat Jenderal MPR RI

Download: Lomba Karya Tulis Tahun 2013

Download: Panduan Lomba Karya Tulis MPR Tahun 2013

Iklan

20 Kapal Peserta Sail Komodo Tiba di Kupang

Sail Indonesia. lustrasi. Foto (ist)KUPANG-TBN.com: Hingga hari kedua, sebanyak 20 kapal layar yang membawa peserta Sail Komodo 2013, sudah sandar di Pelabuhan Teluk Koepang, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Para peserta langsung melaporkan kedatangan mereka ke petugas keimigrasian yang bermarkas di Kantor Lurah Nunbaun Sabu untuk mengurus berbagai administrasi perjalanan mereka menuju wilayah lain di NTT.

Kepala Bidang Promosi Wisata Dinas Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Provnsi NTT, HA Haris, di Kupang, Selasa, mengatakan saat ini ada 20 kapal layar yang sudah berlabuh di Pelabuhan Teluk Koepang.

Enam kapal layar sudah tiba lebih awal pada Senin (29/7/2013), dan sisanya tiba di Kupang sejak malam hingga Selasa dini hari, tetapi baru diperbolehkan turun pada pagi hari, kata Haris.

Dia menambahkan, berdasarkan laporan melalui radio, ada belasan kapal layar sudah berada di belakang Pulau Semau, sekitar satu jam pelayaran dari Pelabuhan Teluk Koepang. Para peserta ini diperkirakan akan tiba pada sekitar pukul 12.00 WITA.

“Beberapa saat lalu, kami melakukan komunikasi lewat radio dan mendapat laporan bahwa ada sekitar 12 perahu layar sudah berada di belakang Pulau Semau. Paling lambat dua jam lagi ke depan, kapal-kapal itu sudah merapat di Pelabuhan Teluk Koepang,” katanya.

Dia berharap, paling lambat petang ini, semua peserta Sail Komodo 2013 sudah tiba di Kupang, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Para peserta kata dia akan diundang untuk menghadiri NTT Exspo 2013 yang akan dibuka petang ini, sekaligus acara penyambutan peserta Sail Komodo 2013.

Mengenai lama peserta di Kupang, dia mengatakan semua peserta akan berada di Kupang dan akan dilepas Wakil Presiden Boediono pada 4 Agustus.

Sumber : Antara

Pasar Seni Sambut Peserta Sail Komodo

KUPANG-TBN.com:  Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya, Kemenparekraf, menggelar pasar seni rupa di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, untuk menyambut peserta Sail Komodo.

“Pasar seni rupa ini digelar bersama UPT Taman Budaya Nusa Tenggara Timur diawali dengan workshop dan pameran seni rupa yang bertajuk Temu Sambut Sail Komodo 2013 bermaksud untuk pengembangan ruang kreatif para  seniman,” kata Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, HM Ahman Sya, di Kupang, Senin (29/7/2013) malam.

Ahman mengharapkan pasar seni rupa itu dikemas juga dalam bentuk Pameran “Potpuri” atau Reposisi Medium dan Lokasi itu bisa menjadi peluang para perupa dari Nusa Tenggara Timur untuk menghadirkan karya berbudaya.

“Pameran lintas media ini, melibatkan seniman-seniman multitalenta yang menggunakan tiga media rupa, yakni lukis, keramik, dan grafis dilaksanakan sejak 29 Juli hingga 3 Agustus 2013 di aula Gereja Kota Kupang (yang ditetapkan sebagai situs cagar budaya),” katanya.

Kegiatan yang dibuka Gubernur NTT Frans Lebu Raya itu, tak hanya melibatkan seniman lokal dari NTT akan tetapi beberapa keramikus dan pegrafis dari Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.

“Sebanyak 30 orang seniman dari Kupang, Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta ikut berpartisipasi dalam pameran. Seniman dari Nusa Tenggara Timur terdiri dari 10 pelukis dengan jumlah karya sebanyak 22 buah dan enam seniman gerabah dengan jumlah karya yang ditampilkan sebanyak 13 buah,” katanya.

Seniman keramik dari luar NTT yaitu berasal dari Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta berjumlah sembilan orang, sedangkan karya yang dipamerkan berjumlah 20 buah. Seniman grafis sebanyak empat orang, berasal dari Bandung dan Yogyakarta dengan karya yang dipamerkan delapan buah.

“Dengan tampil serentaknya seniman-seniman dengan latar belakang penggunaan media dan lokasi yang berbeda, maka keragaman budaya dan sudut pandang yang menjadi menarik untuk diamati,” kata Ahman.

Tampilnya keragaman visual dan bentuk yang kaya sebagai hasil kombinasi dari tiga media yang berbeda, semakin memperkaya variasi dalam pameran itu secara keseluruhan.

“Melalui pameran ini sebagai ajang promosi diharapkan dapat meningkatkan nilai kreatif dan nilai ekonomi yang diharapkan dapat meningkatkan kesejateraan para pelaku kreatif di daerah NTT,” katanya.

Sumber : Antara

Peserta pertama Sail Komodo 2013 tiba

Kapal-kapal layar di kelas yacht dari mancanegara seperti inilah yang akan meramaikan gelaran maritim internasional Sail Komodo 2013 di perairan Nusa Tenggara Timur, beberapa hari ke depan. Potensi luar biasa kebaharian seperti ini telah lama dibiarkan tidur dan tidak diolah secara serius. (ANTARA News)

 

Kupang, NTT – TBN.com: Peserta  pertama Sail Komodo 2013 tiba di Kupang, NTT, setelah berlayar dari Darwin, Australia, sejauh sekitar 450 mil laut.

Perahu layar kelas yacht berawak lima orang itu tiba di Pantai Tedis Kupang Senin (29/7/2013) sekitar pukul 05.00 WITA pagi, kata Kepala Bidang Promosi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTT, HA Haris.

Kedatangan peserta pertama Sail Komodo 2013 itu kata dia, menggambarkan cuaca di perairan antara Indonesia dan Australia cukup baik untuk mendukung pelayaran para peserta menuju NTT.

“Kita harapkan, cuaca mendukung sehingga paling lambat Selasa (30/7), semua peserta sudah bisa tiba di Kupang,” katanya.

150 Negara


Dia mengatakan para peserta dari 150 negara itu akan berada di Kupang selama empat hari dan melakukan kunjungan ke berbagai lokasi wisata di daerah itu.

Pada 4 Agustus 2013, para peserta akan dilepas Wakil Presiden Boediono untuk memulai perjalanan menyinggahi semua kabupaten di provinsi kepulauan itu.

Rute Selatan dan Utara

Haris menjelaskan, pada pelepasan dari Kupang nantinya, para peserta akan dibagi dalam dua rute pelayaran yakni selatan dan utara.

Rute selatan akan melewati daratan Pulau Timor mulai dari Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Alor, Lembata, dan daratan Flores dan berakhir di Labuan Bajo.

Rute kedua yakni Kota Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, daratan Sumba dan Labuan Bajo sebagai destinasi utama.

“Semua pelayaran ini akan berakhir di Labuan Bajo pada pertengahan September 2013. Para peserta akan menghadiri acara puncak Sail Komodo 2013 yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” kata Haris.

Sumber : ANTARA News

SKK Migas Gaet Kemenhan Amankan 14 Blok Migas di Perbatasan

SKK Migas Gaet Kemenhan Amankan 14 Blok Migas di Perbatasan

 

TBN.com: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah menggandeng Kementerian Pertahanan untuk mendata lapangan minyak dan gas yang berada di garis perbatasan Indonesia.

Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini mengatakan saat ini ada 14 lapangan migas yang berada di garis perbatasan Indonesia. Untuk menjaga lapangan tersebut saat ini SKK Migas sudah melakukan inventarisir dengan bantuan Kementerian Pertahanan.

“Kami kerja sama dengan Pak Sjafrie Sjamsoeddin (Wakil Menteri Pertahanan) mengamankan lapangan di garis perbatasan,” kata Rudi, di Jakarta, Selasa (23/7/2013).

Selain itu, Rudi menginginkan perusahaan energi dalam negeri juga ikut berpartisipasi mengelola lapangan migas yang terletak digaris perbatasan.

“Pertamina yang mengelola, rugi dulu nggak apa-apa. Ada 14 titik (lapangan migas di garis perbatasan),” tegasnya.

Adapun 14 lapangan migas yang berada di garis perbatasan yaitu:

  1. Blok Masela, operator Inpex.
  2. Blok Ambalat, operator Eni Spa.
  3. Blok East Amablat, operator Chevron.
  4. Blok Anambas, operator AWE.
  5. Blok Arafurasi, operator Conocophilips.
  6. Blok Cakalang, operaton Lundin.
  7. Blok East Seruway, operator Serika Energy.
  8. Blok Kerapu, operator Pearl Oil.
  9. Blok North East Natuna, operator Titan.
  10. Blok Tuna, Gurita, operator Lundin.
  11. Blok Sebatik, operator Star Energy.
  12. Blok South East Palung Aru, operator CNOOC.
  13. Blok North Sokan, operator North Sokan Energy.
  14. Blok Sokan, operator Black Platinum.

Sumber: liputan6.com

Tinakareng, Pulau Cantik di Perbatasan Indonesia-Filipina

Pantai Tinakareng

Panorama Pulau Tinakareng

TBN.com: Beberapa pulau di Indonesia yang berbatasan dengan negara lain, justru punya kecantikan tiada dua. Di Sulawesi Utara, terdapat Pulau Tinakareng yang memiliki lautan biru jernih. Kapal di tepian pantainya seolah melayang saking jernih airnya!

Saya bersama Tim Ekspedisi NKRI Koridor Sulawesi sub-korwil 01 Sangihe berkesempatan mendatangi Pulau Tinakareng. Ini adalah salah satu pulau terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina. Pemandangan yang disajikan pulau ini benar-benar luar biasa indahnya.

Tim ekspedisi

Tim ekspedisi

Kami mendarat di Pulau Tinakareng pada 1 Mei 2013 lalu. Pemandangan yang kami lihat di sana adalah lautan yang jernih dan bersih, sehingga kami bisa melihat jelas terumbu karang dan ikan berwarna-warni di dasar laut dari dermaga.

Di sana juga ada masjid dengan kubah berwarna abu-abu yang seolah menyambut kedatangan kami. Daratan di Pulau Tinakaereng pun hijau dan ada Gunung Awu yang gagah menjulang di pulaunya.

Perahu seolah melayangPerahu seolah melayang

Hamparan pantai berpasir putih, gradasi laut dan birunya langit adalah pemandangan tiap hari yang bisa Anda lihat di Pulau Tinakareng. Kalau berkesempatan pergi ke luar terdepan di Indonesia, melanconglah ke pulau ini!

Sumber : detikTravel

Wadansektor Timur Tinjau Perbatasan Pos Indobatt

Wadansektor Timur Tinjau Perbatasan Pos IndobattTBN.com-  Wadansektor Timur, Kolonel Inf Rizerius Jumat (26/7/2013) meninjau perbatasan pos-pos yang berada di wilayah Indobatt (Indonesia Battalion). Beberapa pos yang menjadi obyek pemantauan Wadansektor adalah pos-pos yang berada di bawah Kompi Alpha dan Kompi Cheta.

Kepada seluruh personil yang berjaga Rizerius berpesan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan terus berkordinasi demi keamanan, mengingat pos-pos yang dimiliki Indobatt merupakan daerah perbatasan dan wilayah yang rawan terjadi konflik.

Komandan Satgas Indobatt XXIII-G/UNIFIL, Letkol Inf Lucky Avianto juga menyampaikan, bahwa jajarannya selalu siap dan akan berkordinasi penuh kepada Satuan Atas terhadap perkembangan yang terjadi. Turut mendampingi  Wadansektor Danki Cheta Kapten Mar Alex Zulkarnaen beserta para Danton, Danki Alpha Lettu Inf M Yahya Ginting juga beserta para Danton.

Sumber : Puspen TNI